Kecelakaan ATR 42-500: Semua Korban Sudah Dikenali

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulsel telah mengidentifikasi tujuh korban pesawat ATR 42-500.

Pesawat ATR 42-500 jatuh di Bulusaraung, Pangkep, Sulsel, Sabtu (24/1/2026).

Ada 10 penumpang pesawat ATR 42-500.

Tiga orang lebih dulu diidentifikasi yaitu dua orang pramugari Florencia Lolita Wibisono dan Ester Aprilita serta pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Deden Mulyana.

Ketiganya telah diserahkan ke keluarganya.

Tujuh orang lainnya juga telah berhasil diidentifikasi.

Yaitu Pilot Captain Andi Dahanto dan Kopilot Farhan Gunawan.

Flight Operation Officer (FOO), Hariadi dan dua orang Engineer on Board (EOB) atau teknisi bernama Resti Ad dan Dwi Murdiono.

Dua penumpang lainnya yaitu Ferry Irawan dan Yoga Naufal.

Keduanya merupakan pegawai KKP.

Kapolda Sulsel, Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro, mengatakan seluruh penumpang pesawat ATR 42-500 telah diidentifikasi.

“Ada tujuh kru pesawat dan tiga penumpang,” katanya.

Terdapat 11 kantong jenazah yang diterima Bidokkes Polda Sulsel.

Berdasarkan hasil identifikasi, ditemukan identitas korban berjumlah 10 orang dalam manifest pesawat.

“BodI ataupun tubuh masih bisa terbaca, bisa diidentifikasi lebih lanjut,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *